خرید vpn خرید kerio
Selamat Datang di Kabupaten Kepulauan Mentawai

Kalender

April 2015
SMTWTFS
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930

Statistics

Visitors
1145
Articles
134
Web Links
9
Articles View Hits
59874

Who's Online

We have 259 guests and no members online

FacebookMySpaceTwitterGoogle BookmarksLinkedinRSS Feed

Pegawai Dishubkominfo Mentawai Terima Kokarde



MC.Mentawai_Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Mentawai gelar Apel gabungan serta penyerahan Kocarde secara simbolis oleh Kepala Dinas Edi Sukarni kepada perwakilan bidang yang di selenggarakan lapangan kantor Dishubkominfo Kabupaten Kepulauan Mentawai 
Dalam pelaksanaan apel gabungan ini dilakukan untuk mengevaluasi kegiatan dan sebagai sarana informasi. Pembina apel gabungan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Mentawai Edi Sukarni mengatakan, “ sudah ditentukan 3 bulan sekali, seperti bulan yang lalu penerimaan Surat Keputusan(SK) bagi Pegawai Honor (PH), sekarang penerimaan Kokarde (kartu nama pegawai), mungkin bulan yang berikutnya acara lain lagi yang dianggap penting untuk dinas Perhubungan , itu tiga bulan sekali diadakan evaluasi, tinggal bagaimana caranya dapat bergabung bersama UPT Siberut dan UPT Sikakap”. 
Dalam hal kartu identitas pegawai ini, diharuskan semua staf dinas Perhubungan PNS dan Non PNS wajib memakai kartu identitasnya, seperti yang diatur dalam peraturan Menteri Perhubungan, setiap pegawai perhubungan harus memakai kartu nama, tujuan dari pada itu untuk menjelaskan identitas diri yang betul -betul pegawai Dishubkominfo, karena di Kepulauan Mentawai adalah gerbang utama atau from terdepan untuk masuk ke Mentawai, dengan Kokarde ini berarti identitasnya jelas, dan menampkan bahwa dinas perhubungan itu ada di pelabuhan. Kokarde ini sangat diperlukan seperti halnya kalau tidak memakai baju dinas tetapi dengan adanya kartu nama tersebut, jelas kita adalah pegawai dinas Perhubungan Kab. Kep. Mentawai, katanya, wawancara 
Kadis Perhubungan Edi Sukarni, sambung kebali tentang penyalahgunaan kartu nama, ”kalau seandainya ada PNS yang pinda dinas keInstansi lain otomatis Kokarde ditarik dan untuk PH ketika batas kontra kerja habis dan tidak diperpanjang lagi akan ditarik juga, mengantisifasi penyalagunaan kartu identitas pegawai dishubkominfo Mentawai, karena Kartu ini adalah milik Dinas Perhubungan, Komunikasi dan InformatikaKabupaten Kepulauan Mentawai”.
Harapan kepada semua Insan perhubungan sebagaimana telah diamanahkan oleh pemerintah, bahwa insan Perhubungan itu bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, tangguh menghadapi tantangan, terampil dan berperilaku gesit, inilah peranan yang sangat penting yang harus dipahami oleh seluruh insan perhubungan dan kartu Pegawai (Gocarde) ini berlaku bagi pemegang sesuai nama dan dipergunakan pada hal-hal penting yang bermanfaat. ujarnya saat ditemui media centre di ruang kerjanya selasa, 21/04/15 (Suar/iroi)

KUNJUNGAN KEJATI SUMBAR KE MENTAWAI


MC.Mentwai_ Keseriusan Pemerintah kabupaten Kepulauan Mentawai untuk memberantas kemungkinan munculnya tindak pidana korupsi di wilayah itu, memang patut diapresiasi. Terbukti hari Selasa (21/4/2015), Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet memanfaatkan kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Sugiyono, dan rombongan di Bumi Sikerei, untuk melakukan pencerahan terhadap pejabat Pemerintah Kabupaten Mentawai, mulai dari Bupati, Sekda dan seluruh SKPD dilingkungan Pemerintah Daerah Mentawai.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengaku senang atas kunjungan Kajati Sumbar beserta jajarannya di Bumi sikerei. “Kesempatan berharga ini kita manfaatkan secara maksimal untuk menimba, berbagi ilmu dan wawasan mengenai upaya pencegah anpenyalah gunaan keuangan negara, agar korupsi di Mentawai bisa terus terkikis dan Pemkab Mentawai bisa lebih bersih dari kasus korupsi” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Yudas menegaskan, pemerintah daerah sangat mendukung upaya penegakan hukum yang dilaksanakan semua aparat penegak hokum termasuk oleh KejaksaanTinggi Sumbar. Gencarnya Kejaksaan dalam memerangi tindak pidana korupsi menurut Bupati sangat diperlukan, dan yakin hal itu mampu mendukung mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta menigkatkan kepercayaan masyarakat mentawai terhadap pemerintahan daerah dan aparat penegak hukum.
“Dalam menjalani roda pemerintahan, pemda menyadari terdapat kelemahan-kelemahan sehingga berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi, karenanya melalui kunjungan kerja ini, kejati dapat memberikan masukan dan saran terkait pencegahan tindak pidana korupsi, termasuk pencegahan tindak kriminil lainnya,”tuturnya.
Yudas juga mengatakan, meskipun kondisi Mentawai terpisah antara pulau satu dengan pulau yang lain, namun Pemerintah Mentawai akan terus berupaya untuk meminimalisir terjadinya kebocoran anggaran dilingkungan Pemerintah kabupaten Mentawai mulai dari pemerintah Kabuapaten hingga pemerintah tingkat desa.
Dalam kunjungan kerja dan silaturahmi dengan pemerintah Mentawai, Sugiyono sangat berterima kasih atas penyambutan ini, Kajati sumbar saat menyampaikan sambutannya dihadapan jajaran pemerintah mentawai bahwa lembaga kejaksaan adalah salah satu lembaga penegak hukum, namun dalam proses penegakan hokum lembaga kejaksaan lebih mengutamakan tindakan preventif, menyelamatkan sebesar-besarnya keuangan negara, proses penegakan hokum khususnya tindak pidana korupsi harus diawasi pelaksanaannya, kemudian kerjasama antar lembaga juga perlu ditingkatkan dan tidak ada niat dalam proses penegakan hokum untuk menzholimi seseorang maupun kelompok tertentu.
Selain itu, iajuga mengatakan prihatin melihat kondisi Mentawai seperti ini yang jauh dari pusat provinsi sumbar. Ia juga berharap dalam waktu dekat Kementrian Hukum dan HAM bisa membangun kejaksaan negeri dan rutan di mentawai agar segala proses hukum bagi pelaku tindak kejahatan bisa di proses langsung di Mentawai.
Mengenai wisata unggulan Mentawai yang menjanjikan seperti wisata surfing, Sugiyono juga mengharapkan agar Pemerintah Mentawai mendorong pengembangan destinasi pariwisata unggulan di Bumi Sikerei dalam upaya memicu pertumbuhan PAD dan ekonomi masyarakat. 
"Banyak potensi unggulan daerah di Mentawai.Seperti wisata surfing, kedepan wisata ini harus dikembangkan dan dikelola denganbaik dan professional, sehingga bisa memberikan kontri busi bagi pendapatan daerah dan ekonomi masyarakat"ungkapnya.
Hadir dalam penyambutan tersebut, Bupati, wakil Bupati, asisten I,Asisten II, Asisten III, Ketua DPRD Mentawai, Kapolres, Dandim, Danlanal, Kajati Mentawai dan seluruh Kepala SKPD dilingkungan pemerintah daerah Mentawai serta Kajati Sumbar dan rombongan.(suar/iroi)

Pengembangan Cyber Island di Kepulauan Mentawai

MC. Mentawai_Bupati Kepulauan Mentawai bersama jajarannya mengikuti sosialisasi Smart City (16-17/04). Acara ini juga diikuti oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi B DPRD Kab. Kep. Mentawai dan beberapa anggota DPRD Kab. Kep. Mentawai.

Dalam acara ini, Bupati dan jajaran diterima langsung oleh General Manager Local Government Services (LGS) PT. Telkom, Alfi Sumarta di Hotel Arya Duta, Jakarta. Dalam presentasinya, Alfi Sumarta menekankan pentingnya membangun konektivitas dalam rangka meningkatkan kualitas komunikasi di Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Sama seperti tulang ikan, ‘ katanya, “yang perlu adalah tulang besar, lalu dari tulang besar itu tumbuh tulang yang kecil-kecil.” Demikian analogi beliau dalam menjelaskan pembangunan konektivitas.

Untuk saat ini, Kabupaten Kepulauan Mentawai dilayani oleh empat belas tower telekomunikasi yang tersebar di sepuluh kecamatan. Sembilan dari empat belas tower ini adalah tower bantuan. Tower bantuan memiliki skema tarif yang lebih mahal daripada tower bisnis. Hanya empat kecamatan yang dilayani oleh tower yang bersifat bisnis, yaitu Kecamatan Sipora Utara, Kecamatan Siberut Utara, Siberut Selatan dan Sikakap.

Perihal jaringan data, Kabupaten Kepulauan Mentawai di-cover oleh bandwidth 400 MBps. Dan yang sudah terpakai baru 125 MBps. Artinya, masih ada 275 MBps lagi yang bisa dimanfaatkan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kepulauan Mentawai juga menyampaikan bahwa peran komunikasi sangat vital dalam pembangunan Mentawai. Tujuh poin penting yang disampaikan adalah 1) peningkatan sarana tower GSM, 2) pembangunan tower di lokasi wisata, 3) mengevaluasi tagihan tower bantuan, 4) memperkuat koordinasi antara PT. Telkom dan Kominfo Kab. Kep. Mentawai, 5) internet masuk desa, 6) kerjasama sosial dan promosi daerah dan 7) pembangunan fiber optik. “Mentawai juga termasuk NKRI.” Tegas beliau ketika menyampaikan presentasinya.

Setelah presentasi selesai, acara dilanjutkan dengan diskusi. Seluruh peserta aktif berdiskusi untuk pengembangan komunikasi. Banyak masukan bagaimana dan apa yang diperlukan untuk pembangunan ini. Beberapa diantaranya adalah pengembangan komunikasi di daerah huntap dan daerah rawan bencana, penambahan tower komunikasi di kapal penyeberangan dan peningkatan kualitas jaringan internet seluler.

Menanggapi antusiasme Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai, Alfi Sumarta tetap mengingatkan bahwa “yang penting adalah konektivitasnya. Jika konektivitas Mentawai sudah baik, maka pengembangannya juga akan lebih pesat.” Beliau tetap menekankan bahwa secara teknis, semua masukan sangat mungkin untuk dilaksanakan. Bahkan beliau berjanji bahwa “tim saya akan turun secepatnya untuk memetakan kondisi konektivitas di Mentawai. Paling lama akhir bulan ini! (bulan April 2015 – red)”

Pertemuan ditutup dengan penyerahan proposal oleh Bupati Kepulauan Mentawai kepada PT. Telkom. Proposal yang diserahkan adalah proposal pembangunan fiber optik dan penambahan tower komunikasi. Proposal ini diterima baik dan “akan ditindaklanjuti segera.” imbuh Alfi Sumarta.(Muel/iroi)

UJIAN DI HARI PERTAMA SMAN 2 SIPORA BERJALAN DENGAN BAIK

MC.Mentawai. Sebanyak 139 siswa SMAN 2 Sipora mengikuti Ujian Nasional (UN). Peserta ujian terbagi atas 8 lokal, 2 jurusan, 4 lokal jurusan IPA dan 4 lokal IPS, UN diselenggarakan gedung SMA N 2 Sipora Km.8 Tuapejat Sipora Utara Kab. Kep. Mentawai 13 s/d 15 april 2015.

Kepala sekolah SMAN 2 Sipora, Bisronel, menjelaskan tentang kesiapan pelaksanaan UN dari segi kepanitiaan dan pengawasan ujian, “Itu (persiapan UN-red) sudah disusun  dan melibatkan  guru dari SMA Setia, Madrasah Alyah, dan guru dari SMPN 2 Sipora. Dan kesiapan siswa juga dalam menyikapi UN ini kita masih melakukan seperti tahun sebelumnya, mulai dari TO (Try Out - red), melakukan les sekolah, lalu TO Kabupaten, dengan TO ini siswa-siswi bisa terlatih mengerjakan soal latihan, mengisi data di  Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN), dan mengerjakan soal soal atau belajar tambahan (les sore).”jelasnya.

“Kemudian masalah kelulusan ujian untuk tahun ini berbeda dengan UN sebelumnya, kalau tahun sekarang kelulusan ditentukan oleh satuan pendidikan, itu diambil dari nilai rata-rata rapor semester III IV V, lalu nilai Ujian Akhir Sekolah (UAS), walaupun UN tidak menentukan kelulusan, namun ini  wajib  diikuti siswa-siswi peserta UN. Karena itu menentukan pemetaan sekolah yang cukup memadai kulitasnya, dalam hasil UN tidak memastikan kelulusan tetapi dengan catatan UAS bisa nyusul untuk siswa sekolah, dengan kulitas itu pemetaan apa yang akan dilakukan lagi.” katanya pada media

Dalam hal itu juga kepala sekolah Bisronel menyinggung soal kelas unggul, katanya “dari tahun kemarin sudah kita persiapkan untuk kelas unggul, itu beda dengan kelas reguler. Kelas unggul itu dilihat dari berbagai hal, salah satunya sikap dari pada siswa tersebut,  pemahaman elektronik seperti komputer, dari segi fasilitas pun berbeda hanya jaringan internet saja masih kurang, untuk itu siswa unggul juga diberi makanan ringan 2 kali saat UN,  jam 10.00 dan jam 14.00 lalu makan siang, dan rencana ke depan apabila ini terwujud diasramakan.”

“Kepada siswa-siswi  peserta UN dapat mengikuti ini dengan baik, tenang, dan dengan cara seperti itu juga mereka bisa bekerja secara maksimal sehingga hasil akan lebik baik. Itu harapan kita, harapan sekolah dan orang tua.”  katanya mengakhiri wawancara.(suar/iroi)     

ROSMAIDA YUDAS : KADER TERPADU PKK BUMI SIKEREI TETAP SOLID

DALAM MENINGKATKAN  PROGRAM PKK KEDEPAN

MC Mentawai – Ketua TP-PKK kabuapetn Kepulauan Mentawai Ny. Rosmaida Yudas, sangat terharu dan bangga dengan hasil yang telah diperoleh pada kegiatan Jambore terpadu PKK tingkat provinsi yang ke VIII, yang digelar di Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman yang berlangsung (5-8/4.)

“Saya atas nama Ketua Tim penggerak PKK kabupaten Kepulauan Mentawai secara pribadi, mengucapkan selamat dan penghargaan kepada Kontingen kabupaten Kepulauan Mentawai, yang telah bekerja dengan penuh semangat, dari mulai persiapan sampai akhir pelaksanaan kegiatan, tidak sia-sia membawanya ketingkat provinsi, walaupun tidak mendapat juara umum, akan tetapi masih banyak juga kontingen lainnya belum mendapat yang terbaik untuk dibawa ke kabupatennya masing-masing” kata Rosmaida Yudas saat diwawancarai seusai penutupan jambore,Rabu(8/4/15) Kayu Tanam.......

Read more...