Refleksi dua dekade Kabupaten Kepulauan Mentawai

Oleh : Super Admin Kominfo | 03 Okt 2022 | 23:47:38 WIB | Dilihat : 231 Kali
Refleksi dua dekade Kabupaten Kepulauan Mentawai

Keterangan Gambar : PJ Bupati Kepulauan Mentawai Bersama Forkopimda Kunjungi Pengungsi di Siberut Barat


Mentawaikab.go.id I Tuapejat Dalam rangka menyambut dirgahayu Kabupaten Kepulauan Mentawai ke 23 pada 4 oktober 2022, Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar Seminar pembangunan refleksi dua dekade Kabupaten Kepulauan Mentawai di aula Bappeda, Senin (3/10/2022). Tema yang diangkat yakni, jati diri, kebanggaan, dan harapan.

Kabupaten Kepulauan Mentawai terbentuk berdasarkan UU No. 49 tahun 1999 dan telah melalui banyak transformasi dalam perjalanan 23 tahun.

Pj. Bupati Kepulauan Mentawai, Martinus dahlan menyebutkan pencapaian pembangunan di Bumi Sikerei cukup signifikan selama dua decade. Diantaranya, pertumbuhan ekonomi mencapai 4 hingga 5,77% walaupun mengalami perlambatan secara global tahun 2020-2021.

Kemudian, Indeks Pembangunan Manusia dari 55,56% pada tahun 2010 mengalami peningkatan menjadi 61,35% tahun 2021.

Sementara itu, tingkat kemiskinan tahun 2019  14,43% meningkat menjadi 14,84% tahun 2021 sebagai dampak dari pandemic covid-19.

Selain itu,imbuh Martinus, tata kelola Pemerintahan Kabupaten kepulauan Mentawai juga sejajar dengan Kabupaten lainnya di Sumbar dimana Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pernah meraih peringkat B dan pernah mendapat opini keuangan dan predikat WTP.

Lalu, jati diri, indikator sosial budaya Mentawai yang majemuk, beragam, plural menjadi modal sosial yang kuat sebagai sumber kekuatan Pemerintah mewujudkan tujuan pembangunan.

“Melalui refleksi, kita bisa melihat posisi kita dan menentukan langkah strategis pembangunan lebih baik lagi ke depannya. Target pembangunan kita juga bagaimana menurunkan kasus stunting, angka kemiskinan, serta menghadapi kondisi global, seperti krisis energy, naiknya harga kebutuhan pokok.  Kita perlu mewaspadai resesi ekonomi yang terjadi saat ini. Melalui wadah bertukar pikiran pada seminar ini, harapannya pembangunan berkelanjutan dapat dilakukan untuk Mentawai maju dan sejahtera,”tutur Martinus.

Kegiatan seminar dilakukan melalui zoom meeting bersama Narasumber guru besar unand, Elfindri, dan turut diikuti narasumber pimpinan YCM, Rifai, Yudas Sabaggalet, mantan Bupati dua periode Mentawai, unsur Forkopimda, SAR, tokoh masyarakat.(KS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment