Tradisi Ngabuburit Jelang Buka Puasa Bulan Ramadhan di Sikabaluan

Oleh : Super Admin Kominfo | 28 Apr 2022 | 14:56:45 WIB | Dilihat : 445 Kali

Berita Terkait

Berita Populer

Tradisi Ngabuburit Jelang Buka Puasa Bulan Ramadhan di Sikabaluan

Keterangan Gambar : ilustrasi


Mentawaikab.go.id I Sikabaluan - Ngabuburit merupakan tradisi yang tidak lepas dari perayaan bulan Ramadhan di Indonesia, salah satunya di Desa Sikabaluan. Ngabuburit adalah kegiatan menunggu waktu berbuka puasa terutama bagi anak muda. Kegiatan yang dilakukan adalah berburu takjil di Pasar yang akan ramai mulai jam 4 sore hingga jam 6 sore menjelang berbuka puasa.

Burit memiliki arti sore hari yang menjadi waktu menjelang berbuka puasa. Sehingga banyak orang yang berpendapat bahwa kata “burit” saja sudah menjadi arti sederhana dari menunggu waktu sore atau menunggu waktu berpuasa.

Ngabuburit pada umumnya diisi seperti berburu takjil, melakukan kegiatan sosial, berolahraga, berkumpul bersama teman maupun keluarga. Adapun anak-anak yang menggunakan waktunya untuk mengaji bersama di Masjid maupun Musholla.

"Sore kira-kira jam 4 kami akan ke Sikabaluan untuk membeli takjil sekalian ngabuburit sebelum waktu berbuka. Takjilnya beragam ada es campur, aneka gorengan dan jajanan kuah-kuah," tutur Hani masyarakat pokai, Selasa (26/04/2022) di pasar sikabaluan.

Pasalnya bukan hanya warga Pokai yang datang ke Sikabaluan untuk membeli takjil maupun ngabuburit, keluarga maupun anak muda banyak yang datang ke pokai.

"Spot kami kalau ngabuburit ke pokai paling keren di pelabuhan, karena menjelang sore matahari atau sunset akan terlihat pancaran warna jingganya, bisa menikmati indahnya laut dan juga bisa mengambil gambar," Ungkap Wulan anak muda Sikabaluan, Selasa (26/04/2022). (WnR)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment