BPBD Mentawai Bentuk Forum Kesiap-siagaan Pengurangan Risiko Bencana

Oleh : Super Admin Kominfo | 14 Des 2022 | 12:44:06 WIB | Dilihat : 490 Kali
BPBD Mentawai Bentuk Forum Kesiap-siagaan Pengurangan Risiko Bencana

Keterangan Gambar : BPBD Mentawai Bentuk Forum Kesiap-siagaan Pengurangan Risiko Bencana


MENTAWAIKAB.GO.ID | TUAPEJAT -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat membentuk Forum Kesiapsiagaan Pengurangan Risiko Bencana untuk meningkatkan sinergi antar-lintas instansi dalam mengurangi risiko bencana, Rabu (14/12/2022) dihotel Graha Viona.

Sekretaris BPBD Jarson mengatakan diskusi dan forum yang digelar berpedoman pada Peraturan Daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai No. 2 Tahun 2017 tentang penanggulangan bencana,

"Dengan lahirnya Forum ini maka keterlibatan semua pihak dalam hal ini adalah forum Rembug akan menjadi bagian penting segala proses penanggulangan bencana. Sikakap, Sipora, Siberut ada banjir dll butuh keterlibatan  semua pihak untuk membantu dan dengan adanya forum ini sangat penting apalagi Mentawai merupakan daerah kelautan  yang rentan terhadap bencana ataupun gempa bumi, " Kata Jarson, Rabu (14/12)  

Menurut Jarson, masalah kebencanaan sebenarnya  tidak hanya tugas dan tanggung jawab BPBD saja namun diperlukan kerjasama seluruh stake holder, dan  perlu  dukungan dari pemerintah, Pengusaha dan juga terutama masyarakat.

Ia berharap Forum ini akan menjadi leading sektor di daerah yang akan membantu kinerja pemerintah terutama BPBD dalam menyikapi dan mempersiapkan masyarakat kalau sewaktu waktu terjadi bencana, Sehingga peran serta dan kesadaran masyarakat terhadap bencana terus di tingkatkan. 

Sementara Ketua PRB dari Yayasan Citra Mandiri ( YCM) mengatakan forum rembug ini menjadi bagian penting untuk perlu terlibat dalam penanggulangan bencana.

Peserta forum rembug pengurangan risiko bencana di ikuti 53 orang dari berbagai instansi.(MD)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment