Pedagang Takjil Ramadhan di Mentawai Merasa Bersyukur, Dagangannya Laris Manis

Oleh : Super Admin Kominfo | 28 Apr 2022 | 15:16:30 WIB | Dilihat : 327 Kali
Pedagang Takjil Ramadhan di Mentawai Merasa Bersyukur, Dagangannya Laris Manis

Keterangan Gambar : Penjual Jajanan Buka Puasa Bersyukur, Dagangannya Laris Manis ( foto : ilustrasi)


Mentawaikab.go.id I Tuapejat -   Sudah menjadi tradisi saat Ramadhan, aneka macam menu berbuka puasa (takjil) tampak berjejer dijual di sepanjang tepi jalan Kecamatan Sipora Utara.

Meski hanya berlangsung sekira sebulan lamanya, namun keuntungan yang diperoleh cukup menjanjikan.

Suryani, salah satu pedagang aneka takjil yang biasanya menjajakan sarapan pagi seperti lontong pical dan nasi goreng, mengaku mendapatkan laba sekira Rp,500 ribu per hari di bulan Ramadhan ini.

Adapun menu yang dipajang diantaranya, serabi,  bubur hitam, pempek, lopis, mi goreng, lontong pical, bakwan, roti kukus, kue lapis, klepon, dan aneka macam menu berbuka puasa (pabukoan) lainnya.

"Menyiapkan menu jualan pabukoan ini bekerjasama dengan saudara. Sebagian kami juga menitip di emperan lainnya yang juga ramai pembeli. Biasanya kami menitip hingga 150 bungkus, saat ini minimal 60/70 bungkus karena sudah mulai sepi,"tutur Suryani, Rabu (27/4/2022).

Tantangan selama berjualan menu takjil di bulan Ramadhan, katanya, mahalnya harga sembako seperti telur, bawang, cabe, minyak goreng, dan lainnya.

"Untuk meminimalisir biaya, kami mengolah kelapa milik kami. Karena habis, saat ini membeli kelapa. Kemudian, kami juga memasak dengan kayu bakar agar tidak boros pemakaian minyak tanah,"ujarnya.

Jika hanya memasak di kompor, katanya, bisa menghabiskan minyak tanah 15 liter per harinya.Namun, jika memakai kayu bakar, hanya menghabiskan 6 liter minyak tanah dalam sehari. (KS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment