Sampai Akhir Pekan Kedua Februari 2022, Harga Kebutuhan Pokok di Mentawai Masih Tidak Stabil

Oleh : Super Admin Kominfo | 14 Feb 2022 | 16:16:11 WIB | Dilihat : 718 Kali
Sampai Akhir Pekan Kedua Februari 2022, Harga Kebutuhan Pokok di Mentawai Masih Tidak Stabil

Keterangan Gambar : sembako di Toko Nel


Mentawaikab.go.id | Tuapejat - Harga kebutuhan pokok di seputaran Tuapejat  Kecamatan Sipora Utara masih tidak stabil ( fluktuatif) hingga memasuki  pekan kedua Februari 2022.

Salah satu kebutuhan pokok yang mengalami harga fluktuatif adalah harga minyak goreng, karena harga beli salah satu merek minyak goreng literan dan curah masih mahal di Padang, Pemilik Toko Nel di Tuapejat mengatakan mencari alternatif lain dengan membeli minyak goreng merek lain  yang lebih murah sehingga harga jualnya bisa terjangkau oleh pelanggannya dengan harga Rp, 35 ribu per dua liter. 

"Saat ini kita mencari dan menjual minyak goreng yang lebih murah agar pelanggan tidak banyak mengeluh dan kebutuhannya masih bisa terpenuhi,"ujar Nel, Jumat (11/2/2022).

Sembako lainnya yang naik kata Nel, Cabe merah yang dijual Rp, 32/30 ribu per kilogram, tomat Rp, 15 ribu per kilogram .

Sementara itu harga lainnya tergolong normal seperti, sayur sawi per kilogram dijual Rp, 10 ribu, sayur pangsit Rp, 15 ribu per kilogram, kol Rp, 8 ribu per kilogram, telur Rp, 42 ribu per 30 butir, beras Sokan Rp 15 ribu per kilogram, anak daro Rp, 13 ribu per kilogram, gula Rp, 15 ribu per kilogram, bawang super jumbo Rp, 30 ribu per kilogram.

"Produk yang naik harganya fantastis saat ini yaitu barang-barang unilever seperti rinso dari Rp,25 ribu dijual sekira Rp, 32 ribu, sunlight Rp, 18 ribu menjadi Rp, 25 ribu, Indomie dari Rp, 3000 per bungkus dijual saat ini Rp, 10.000 tiga bungkus,"ungkap Nel.

Kenaikan produk Unilever tersebut,katanya, sudah berlangsung sejak dua minggu lalu dan tidak diketahui penyebabnya. (KS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment